>>MSCI – Two additions to MSCI Indonesia: Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) and Kalbe Farma (KLBF). Estimated buying volume for CPIN is 43.5mn shares, for KLBF is 133mn shares.>>>
"إِنَّا مَكَّنَّا لَهُۥ فِى ٱلْأَرْضِ وَءَاتَيْنَهُ مِن كُلِّ شَىْءٍۢ سَبَبًۭا فَأَتْبَعَ سَبَبًا Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka diapun menempuh suatu jalan." (QS. AL KAHFI:84-85)
>> Saham Agung Podomoro Dilepas Rp365 per Unit >>> INDY: After mkt close the major shareholders placed out a USD 200m block of stock, or about 10% of cap at 3675 (range 3600-3725) at a 5.7% discount. The placement was said to be 3X subscribed to.

My Family

Tampilkan postingan dengan label 3 Triliun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3 Triliun. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Maret 2009

Laba Bank Mandiri 2008 Tembus Rp 5,3 Triliun

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih tahun 2008 sebesar Rp 5,31 triliun naik 22,3% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 4,35 triliun.

Laba tahun 2008 merupakan pencapaian tertinggi bank BUMN itu sepanjang sejarahnya. Bank Mandiri pernah mencapai laba Rp 5 triliun di tahun 2004 sebesar Rp 5,255 triliun. Kenaikan laba ini didukung oleh pendapatan bunga bersih sebesar 19,5% menjadi Rp 15,285 triliun dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 12,786 triliun.

Demikian dijelaskan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo dalam jumpa pers di kantornya, Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (30/3/2009).

Fee based Income di 2008 mencapai Rp 4,654 triliun atau naik 37,2% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 3,391 triliun. Total kredit sepanjang 2008 sebesar Rp 174,5 triliun naik 26% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 138,5 triliun. Dana pihak ketiga tahun 2008 mencapai Rp 289,1 triliun naik 16,9% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 247,4 triliun.

Rasio kecukupan modal (CAR) dengan memperhitungkan risiko kredit dan pasar 15,77% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 20,75%. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit 15,83% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 21,11%. Rasio kredit macet (NPL) gross 4,7% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 7,2% serta NPL net 1,09% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 1,51%.

Total aset bank terbesar di Indonesia itu mencapai Rp 358,4 triliun atau naik 12,3% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 319,1 triliun. Bank Mandiri juga menaikkan biaya pencadangan bersih (provision net) 49,1% menjadi Rp 2,595 triliun dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 1,74 triliun.(ir/qom)

Selasa, 24 Februari 2009

Detikfinance DPR Setujui Paket Stimulus Fiskal Rp 71,3 Triliun


Jakarta - DPR menyetujui paket stimulus fiskal pemerintah 2009 sebesar Rp 71,3 triliun yang diajukan pemerintah. Dengan begitu tambahan stimulus infrastruktur sebesar Rp 10,2 triliun disepakati. Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Suharso Monoarfa ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/2/2009).

"Tadi pagi, paket stimulus (Rp 71,3 triliun) bisa diterima sesuai pasal 23, kita berharap stimulus ini benar-benar stimulus dan tidak menjadi SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran)," tandasnya. Karena itu Panitia Anggaran DPR akan meminta laporan langsung penggunaan stimulus fiskal dalam LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat) 2009. "Jadi jangan sampai ada (stimulus) yang tidak terpakai," imbuhnya.

Untuk stimulus infrastruktur yang nilainya Rp 10,2 triliun, Suharso mengatakan yang sifatnya belanja nilainya hanya sekitar Rp 8,2 triliun. "Pemerintah mengatakan dengan Rp 8,2 triliun bisa ciptakan 2,4 juta lapangan kerja, tapi kalau kami sisir ada sekitar 900 ribu bukan tenaga kerja, hanya terkategori sebagai calon tenaga kerja dan ada 10 ribu tenaga kerja yang masuk balai latihan. Jadi 1 jutanya tidak ciptakan lapangan kerja," paparnya. Karena itu, meskipun jumlah paket stimulus itu disetujui, namun Panitia Anggaran akan meminta pemerintah menata ulang alokasinya agar benar-benar bisa mencipatakan lapangan kerja yang luas. "Rp 10,2 triliun disetujui hanya tinggal alokasi programnya," pungkasnya, (dnl/qom)

Detikfinance DPR Siap Restui Stimulus Fiskal Rp 71,3 Triliun

Jakarta - Panitia kerja (panja) DPR RI hanya mempunyai waktu hingga pukul 22.35 malam nanti untuk menyetujui paket stimulus yang sudah di ajukan pemerintah tadi malam. Rencananya, paket tersebut paling cepat akan disetujui DPR pada siang hari ini. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Panggar Suharso Monoarfa usai acara rapat panja DPR di Jakarta, Senin malam (23/2/2009).

Rapat kerja panitia anggaran yang dilanjutkan dengan rapat panja Senin malam tersebut telah menyepakati beberapa poin pembahasan. Namun masih ada satu pembahasan yang belum disetujui panja yang rencanannya akan diputuskan hari ini.

Adapun permalahan yang sudah di sepakati oleh panja antara lain:
Perubahan defisit APBN 2009 menjadi 2,6%.
Penggunaan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA)Rp 51,3 triliun dan pinjaman luar negeri standby loan multi bilateral Rp 44,5 triliun dalam rangka mengatasi defisit anggaran APBN 2009 yang bertambah.

"Keputusan yang ketiga ada soal stimulus, kita masih memberikan pekerjaan rumah kepada pemerintah outcome dari stimulus apa," jelasnya. Suharso menambahkan pihaknya dari panja DPR berupaya menyelesaikan pembahasan hari ini dengan melakukan rapat kembali pagi hari, sehingga diharapkan paling cepat siang ini paket stimulus pemerintah sudah bisa direstui DPR.

"Saya rasa bisa lebih cepat, saya harap siang sudah bisa diputuskan, paling lambat memang jam 10.35 malam (hari ini disetujui DPR)," ucapnya. more...

Yahoo! Finance: Top Stories

Reuters: Business News

Insider Stories

CNBC Top News and Analysis

» Ekobiz

The Wall Street Journal

AnggunTraders.com

Commodity Online Metals News

Britama.com

Palm Oil Prices

Commodities-Markets-The Economic Times

Detikfinance

BusinessWeek.com -- Top News

Palm Oil HQ Daily Update

Business Times : marketwatch

VIVAnews - BISNIS

The Star Online: Business

Inilah.com -

Latest financial news - CNNMoney.com

Tempointeraktif.com - Bisnis

ChinaDaily > bizchina

Sindikasi economy.okezone.com

Commodity News

Bursa Rumor - Tempatnya Investor Saham Cari Berita

Financial Times - Financial markets news

Hellenic Shipping News

ANTARA - Ekonomi & Bisnis

Industrial Metals & Minerals Industry News

Republika Online - Ekonomi

Yahoo Commodities News